Jumat, 24 April 2020

PSBB, Banyak Karyawan Terkena PHK

Berawal dari kebijakan pemerintah untuk membentuk peraturan mengenai larangan bagi masyarakat disaat pendemi ini. Menurut data yang diambil, korban covid-19 semakin bertambah, sehingga pemerintahpun menambahkan peraturan baru guna memutuskan mata rantai virus tersebut.

Tidak hanya sosial distancing untuk saat ini, namun ditambahkanya kebijakan peraturan yaitu PSBB (Pembatasan sosial berskala besar ) adalah istilah karantina kesehatan di Indonesia yang didefinisikan sebagai “Pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi pemyakit dan atau terkontaminasi sedemikian rupa untuk mencegah kemungkinan penyebaran penyakit atau kontaminasi”.

Dengan seperti itu, banyak perusahaan perusahaan yang terpaksa tutup untuk menerapkan sistem PSBB tersebut. Terdapat dampak negatif dari sistem ini adalah bahwa setiap perusahaan mengalami penurunan omset setiap harinya sehingga membuatnya terpaksa untuk mengurangi jumlah karyawan (PHK) di perusahaan tersebut.

Sehingga angka pengangguran di Indonesia bertambah semakin banyak dengan adanya pendemi ini. Para karyawan yang sudah bekerja lama disuatu perusahaan harus terpaksa berhenti akibat adanya PSBB ini.
Yang diharapkan adalah. Tidak ada lagi pengurangan karyawan dengan jumlah yang besar dan pemerintah dapat menangani pendemi ini agar cepat berlalu. Karena dampak dari pendemi ini tidak hanya dirasakan pada kegiatan sosial saja namun di rasakan pada ekonomi Indonesia terus menurun dan kembali seperti Indonesia pada tahun 40’.

Social Distancing bagi para pedagang kaki lima

Indonesia sekarang sedang dilanda oleh wabah virus covid-19. Karena curva dari covid-19 terus bertambah, maka pemerintah membuat peraturan mengenai larangan apa saja yang tidak boleh dilakukan kepada masyarakat untuk mengurangi dan memutuskan mata rantai wabah covid-19 ini. Salah satu peraturan tersebut adalah dengan menerapkan sistem Sosial Distancing untuk masyarakat Indonesia.

Apa itu sosial distancing? Sosial Distancing adalah menjaga jarak serangkai tindakan pengendalian infeksi nonformasi yang dimaksudkan untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit menular.

Tentu saja dengan diterapkanya peraturan mengenai Sosial distancing tersebut membuat para pedagang kaki lima kesulitan untuk bekerja dan berdagang setiap harinya. Namun, dari beberapa pedagang kaki lima masih tetap berjalan salah satunya adalah tukang sayur.

Diterapkannya Sosial Distancing sama sekali tidak mempengaruhi salah satu pedagang tukang sayur tersebut untuk tetap berdagang. Namun yang membedakannya adalah, dia tidak berkeliling untuk menjual semua sayur yang ada di gerobak motornya. Namun, dia menetap di suatu tempat dengan membuat pola bergambar menggunakan kapur untuk menerapkan sistem sosial distancing dengan memberi jarak 1 meter terhadap pembeli, begitu pula dengan sesama pembeli.

Dengan menggambar pola tersebut tentunya dapat membatunya untuk tetap berjualan di tengah pendemi ini. Dengan seperti itu, membuat para pedagang kaki lima yang lainnya mengikuti cara yang dilakukan oleh tukang sayur tersebut untuk berjualan dan bertahan hidup.

Minggu, 05 April 2020

MONAS ( Monumen Nasional )


Monumen Nasional atau yang populer disingkat dengan Monas atau Tugu Monas adalah monumen peringatan setinggi 132 meter (433 kaki) yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Pembangunan monumen ini dimulai pada tanggal 17 Agustus 1961 di bawah perintah presiden Sukarno dan dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975. Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. Monumen Nasional terletak tepat di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.

Setelah pusat pemerintahan Republik Indonesia kembali ke Jakarta setelah sebelumnya berkedudukan di Yogyakarta pada tahun 1950, menyusul pengakuan kedaulatan Republik Indonesia oleh pemerintah Belanda pada tahun 1949, Presiden Sukarno mulai merencanakan pembangunan sebuah Monumen Nasional yang setara dengan Menara Eiffel di lapangan tepat di depan Istana Merdeka. Pembangunan Tugu Monas bertujuan mengenang dan melestarikan perjuangan bangsa Indonesia pada masa revolusi kemerdekaan 1945, agar terus membangkitkan inspirasi dan semangat patriotisme generasi penerus bangsa.

Pada tanggal 17 Agustus 1954, sebuah komite nasional dibentuk dan sayembara perancangan Monumen Nasional digelar pada tahun 1955. Terdapat 51 karya yang masuk, akan tetapi hanya satu karya yang dibuat oleh Frederich Silaban yang memenuhi kriteria yang ditentukan komite, antara lain menggambarkan karakter bangsa Indonesia dan dapat bertahan selama berabad-abad. Sayembara kedua digelar pada tahun 1960 tetapi sekali lagi tak satupun dari 136 peserta yang memenuhi kriteria.

Ketua juri kemudian meminta Silaban untuk menunjukkan rancangannya kepada Sukarno. Akan tetapi Sukarno kurang menyukai rancangan itu dan ia menginginkan monumen itu berbentuk lingga dan yoni. Silaban kemudian diminta merancang monumen dengan tema seperti itu, akan tetapi rancangan yang diajukan Silaban terlalu luar biasa sehingga biayanya sangat besar dan tidak mampu ditanggung oleh anggaran negara, terlebih kondisi ekonomi saat itu cukup buruk.

Silaban menolak merancang bangunan yang lebih kecil dan menyarankan pembangunan ditunda hingga ekonomi Indonesia membaik. Sukarno kemudian meminta arsitek R.M. Soedarsono untuk melanjutkan rancangan itu.

Soedarsono memasukkan angka 17, 8 dan 45, melambangkan 17 Agustus 1945 memulai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, ke dalam rancangan monumen itu.

Tugu Peringatan Nasional ini kemudian dibangun di areal seluas 80 hektare. Tugu ini diarsiteki oleh Frederich Silaban dan R. M. Soedarsono, mulai dibangun 17 Agustus 1961.

TAMAN di JAKARTA



Taman di Jakarta – Jakarta seakan semakin penuh dan sesak. Tidak jarang, keinginan untuk melarikan diri dari penatnya rutinitas dan menikmati alunan alam tentu melanda hampir semua orang disana.

Namun masih adakah tempat seperti itu di tengah tangguhnya kota Metropolitan? Nah… jangan khawatir, nyatanya sejak tahun 2015 silam Pemkot Jakarta telah mulai memperhatikan adanya taman di Jakarta yang memenuhi syarat sebagai paru-paru kota.

Bahkan tidak hanya sekedar merevitalisasi fungsi-fungsi Ruang Terbuka Hijau disana, Pemprof dan Pemkot juga menambahi taman-taman tersebut dengan fasilitas-fasilitas beragam, seperti outdoor gym, jogging track, amfiteater, jalur refleksi, danau buatan, ruang serbaguna, hingga bikepark  dan skatepark.

1. TAMAN KALIJODO

Lokasi: Jl Kepanduan II, Penjaringan, Jakarta Utara

Seru-seruan di Taman Kalijodo

Taman yang berada di Jl Kepanduan II, Penjaringan ini mempunyai banyak sekali fasilitas, salah satunya adalah area skatepark yang ternyata satu dari sekian area terbesar di Asia Tenggara. Selain sebagai Ruang Terbuka Hijau, Taman ini juga berfungsi sebagai Ruang Publik Terpadu Ramah Anak. Tidak heran jika area yang luasnya lebih dari 1,4 ha ini disukai pengunjung lantaran banyaknya kegiatan yang bisa dilakukan.

2. TAMAN TABEBUYA

Taman Tabebuya via Inet
Taman ini berada di Jl Mohammad Kafi, daerah Jagakarsa, tepatnya di Jakarta Selatan. Taman Tabebuya ini sangat disukai pengunjung lantaran disana terdapat sebuah kolam yang diisi puluhan bunga teratai. Selain itu, kolam tersebut dihuni oleh ikan yang sangat banyak dan bisa diberi makan. Disana juga ada beberapa gazebo yang bisa dipakai untuk bersantai.

3. TAMAN CATTLEYA

Lokasi: Jl. Slipi, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat (Setelah lampu merah Tomang)

Taman yang ada di Slipi, daerah Kemanggisan di Jakarta Barat ini memiliki banyak sekali fasilitas dan daya tarik. Luasnya yang lebih dari 3 ha itu ditanami beragam tanaman, bunga, hingga pohon-pohon yang kerap kali dipakai untuk foto pre-wedding.

Selain itu, di Cattleya kamu juga bisa jogging, bermain sepeda, atau hanya duduk menikmati alam sembari berswafoto bersama pasangan. Jangan lewatkan Danau yang ada di tengah Taman. Nikmatilah waktumu berlibur tanpa gangguan pengemis, pedagang asongan, hingga pengamen disana.


4. TAMAN SPATHODEA

Lokasi: Jalan Kebagusan Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan

Taman yang ada di Kebagusan Raya, daerah Jakarta Selatan ini tidak jauh dari Tabebuya. Taman yang termasuk baru ini sering digunakan untuk berolahraga. Selain itu, disana juga terdapat danau kecil yang sangat menarik hati untuk duduk di sekitarnya. Untuk fasilitas, di Spathodea terdapat jogging track, outdoor gym, hingga kolam ikan yang luas.

5. TAMAN SUROPATI

Lokasi: Jl Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat

Taman yang ada di Jl Pangeran Diponegoro, kawasan Menteng ini tidak jauh dari Masjid Sunda Kelapa. Anak muda sangat menyukai tempat ini lantaran banyaknya wifi spot disana.

Selain itu, pepohonan di Suropati juga kerap dihinggapi burung-burung yang sangat cantik. Berada di pusat kota dan merupakan salah satu tempat berkumpulnya seniman, Taman ini kerap mengadakan pertunjukan musik hingga lukis.

Disana juga dijadikan sentra kuliner karena banyaknya penjual makanan yang memasang tempat di sekitar Taman. Keunikannya semakin terlihat lantaran Suropati menjadi tempat menampung seni patung perwakilan negara-negara di ASEAN.

Taman yang dulunya bernama Burgemeester Bisschopplein ini dibangun tahun 1920 sangat dekat dengan pusat-pusat penting di Jakarta.

Dan tentunya, masih banyak lagi taman yang ada di Jakarta. Tapi saat ini saya hanya bisa menyebutkan 5 taman saja, karena selebihnya saya belum pernah berkunjung kesana. Jadi, have fun guys..


SETU BABAKAN


Setu Babakan atau Danau Babakan terletak di Srengseng Sawah, kecamatan Jagakarsa, Kotamadya Jakarta Selatan, Indonesia dekat Depok yang berfungsi sebagai pusat Perkampungan Budaya Betawi, suatu area yang diperuntukkan untuk pelestarian warisan budaya Jakarta, yaitu budaya asli Betawi.

Perkampungan budaya Betawi ini didirikan pada tanggal 18 Agustus 2000 melalui Surat Keputusan Gubernur DKI Nomor 92 tahun 2000 yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta pada waktu itu yaitu Sutiyoso

Situ Babakan merupakan danau buatan dengan area 30 hektare (79 akre) dengan kedalaman 1-5 meter dimana airnya berasal dari Sungai Ciliwung dan saat ini digunakan sebagai tempat wisata alternatif, bagi warga dan para pengunjung.



Taman disekitarnya ditanami dengan beragam pohon buah-buahan yaitu Mangga, Palem, Melinjo, Rambutan, Jambu, Pandan, Kecapi, Jamblang, Krendang, Guni, Nangka Cimpedak, Nam-nam, dan Jengkol.

Banyak kuliner khas Betawi terdapat disini, antara lain Kerak Telor, Toge Goreng, Arum Manis, Rujak Bebek, Soto Betawi, Es Potong, Es Duren, Bir Pletok, Nasi Uduk, Nasi Ulam, Lontong Sayur, dll.

Wisata budaya yang disajikan antara laim rumah-rumah khas Betawi yang dibagi menjadi 3 macam, pertama rumah Betawi gudang atau kandang, kedua rumah Betawi Kebaya atau Bapang, dan yang ketiga adalah rumah Joglo, hampir serupa dengan rumah khas Yogyakarta.

Keseniannya berupa Lenong, Tari Topeng, Tanjidor, Marawis, Gambang Kromong, Tari Lenggang Nyai, dan Tari Narojeng.

Upacara Adat yang ada di perkampungan Betawi Setu Babakan adalah Penganten Sunat, Pindah Rumah, Khatam Qur'an, dan Nujuh Bulan.

Mayoritas penduduk di Setu Babakan adalah Betawi, dengan program dari pemda DKI untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang ada untuk mengakomodasi kebutuhan ruang terbuka hijau, serta area untuk resapan air, setu babakan berbenah diri dengan dukungan penuh dari pemda DKI

Fungsi dari Setu ini bukan hanya untuk tempat melestarikan kebudayaan betawi yang makin tergerus oleh zaman, tetapi digunakan juga sebagai tempat alternatif rekreasi yang berlokasi di selatan jakarta. selain fungsi utamanya sebagai penampung air resapan untuk selatan jakarta.

CFD ( Car Free Day ) di JAKARTA


Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai Car Free Day  bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menurunkan ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan bermotor. Kegiatan ini biasanya didorong oleh aktivis yang bergerak dalam bidang lingkungan dan transportasi.

Tema penting dalam hari bebas kendaraan bermotor, adalah tinggalkan kendaraan bermotor di rumah dan berjalan kakilah atau gunakan kendaraan tidak bermotor ataupun menggunakan kendaraan umum untuk perjalanan panjang.


Di Jakarta Hari Bebas Kendaraan Bermotor pertama kali digelar pada 23 Mei 2002. kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Koalisi LSM Lingkungan sebagai wadah untuk menampung aspirasi masyarakat dalam pembuatan kebijakan pemerintah.

Hari Bebas Kendaraan Bermotor awalnya diselenggarakan pada hari minggu terakhir di setiap bulan di Jakarta. Kegiatan ini berlangsung selama 8 jam dari 06:00 WIB sampai 14:00 WIB, namun karena banyak keluhan dari masyarakat, akhirnya pada hari Minggu, 26 April 2009 dipersingkat 2 jam. Pada tahun 2011, pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor meningkat, yaitu menjadi dua kali dalam sebulan. Lalu, pada 13 Mei 2012 Hari Bebas Kendaraan Bermotor dilaksanakan empat kali dalam sebulan dari pukul 06:00 sampai 11:00.

Berikut ini daftar ruas jalan di Jakarta yang melayani HBKB (setiap hari Minggu dari pukul 06.00 sampai 11.00):

Seluruh kota administratif (ward)/tingkat provinsi: Jl. Jenderal Sudirman sampai dengan Jl. M.H. Thamrin (dari bundaran Air Mancur sampai dengan bundaran Senayan)

Jakarta Barat: Jl. Gajah Mada dan Jl. Hayam Wuruk (dari persimpangan antara Zainul Arifin dan Gajah Mada/Hayam Wuruk dan Sukarjo Wiryopranoto sampai dengan persimpangan antara Gajah Mada/Hayam Wuruk dan Mangga Besar Raya, minggu kedua setiap bulan)

Jakarta Pusat: Jl. Suryopranoto

Jakarta Timur: Jl. Pemuda (dari persimpangan Pemuda dan Velodrome dan persimpangan Pemuda dan Bekasi Raya, minggu kedua dan keempat setiap bulan), Jl. R.A. Fadillah

Jakarta Selatan: Jalan layang non-tol Pangeran Antasari dan Jl. Dr. Saharjo dan Jl. Minangkabau (minggu pertama setiap bulan)

Jakarta Utara: Jl. Danau Sunter Selatan (dari persimpangan Danau Sunter Selatan/Danau Permai Timur sampai dengan persimpangan Danau Sunter Selatan/Danau Sunter Utara, minggu ketiga setiap bulan)

MALL di JAKARTA



Mal adalah jenis dari pusat perbelanjaan yang secara arsitektur berupa bangunan tertutup dengan suhu yang diatur dan memiliki jalur untuk berjalan jalan yang teratur sehingga berada di antara antar toko-toko kecil yang saling berhadapan. Karena bentuk arsitektur bangunannya yang melebar (luas), umumnya sebuah mal memiliki tinggi tiga lantai.


Di dalam sebuah mal, penyewa besar (anchor tenant) lebih dari satu (banyak). Seperti jenis pusat perbelanjaan lain seperti toko serba ada untuk masuk di dalamnya. Contoh dari sebuah standar mal adalah Mal Kluang dan Blok M Mal.

Jika ditinjau dari lokasi, mal sebenarnya diperuntukkan berada di dekat lokasi perumahan. Karena itulah bangunan mal melebar, karena dalam pada umumnya lokasi yang dekat perumahan ini, harga tanah relatif lebih murah daripada pembangunan sebuah plaza, yang berada di lokasi pusat kota.

Dalam bangunan mal juga umumnya terdapat atrium.


PASAR MALAM


Pasar malam adalah pasar yang melakukan transaksi  perdagangan di malam hari. Berbagai barang dagangan atau jasa diperjualbelikan di sini. Pasar malam biasanya merupakan atraksi pariwisata penting di negara-negara sub-tropis dan tropis, ini berhubungan dengan suhu udara di malam hari yang tidak begitu dingin dibandingkan dengan wilayah beriklim dingin. Pasar malam sangat lazim terdapat di Hong Kong, Taiwan, dan Asia Tenggara.

Dalam pasar malam terhimpun berbagai gerai dan kedai yang biasanya menjual barang dan makanan, seperti aneka jajanan dan makanan ringan, hidangan favorit lokal, buah-buahan, pakaian, sepatu, mainan, balon, jam tangan dan jam alarm, pernak-pernik, dan ornamen dengan harga yang relatif murah. Keping DVD, cakram padat, dan perangkat lunak komputer bajakan sering dijual di pasar malam.

Pasar malam menyerupai festival, karnaval, atau fair, di mana permainan karnaval dan wahana permainan anak-anak, seperti korsel mini, komidi putar, dan kereta api mini juga tersedia. Beberapa camilan klasik seperti gulali, es krim, hot dog, roti bakar, burger, dan sosis panggang, juga populer di samping makanan tradisional setempat. Pasar malam lazim digelar satu sampai beberapa hari dalam sepekan, karena para pedagang berputar di sekitar lingkungan yang berbeda pada hari-hari yang berbeda dalam sepekan. Tawar-menawar harga adalah praktik umum di pasar semacam ini.


Kini beberapa kecamatan di Jakarta, juga di beberapa provinsi, menggelar pasar malam mingguan yang digelar satu malam di setiap pekan. Pasar malam biasanya digelar pada malam Minggu (Sabtu malam) di alun-alun, lapangan, jalan, atau pasar terdekat. Di Indonesia, pasar malam telah menjadi tempat rekreasi mingguan bagi keluarga setempat. Selain menjual berbagai barang dan makanan, beberapa pasar malam juga menawarkan permainan anak-anak dan permainan karnaval, seperti korsel mini atau naik kereta api mini. Di Palembang, pasar malam yang populer terletak di depan Benteng Kuto Besak di tepi Sungai Musi. Pasar malam ini menjual hidangan lokal dan makanan ringan seperti pempek, lenggang dan tekwan, dan juga menawarkan aneka cinderamata dan kerajinan tangan.

SUPERMARKET


Supermarket atau pasar swalayan adalah sebuah toko yang menjual segala kebutuhan sehari-hari. Kata yang secara harfiah yang diambil dari bahasa Inggris ini artinya adalah pasar yang besar.

 Barang barang yang dijual di supermarket biasanya adalah barang barang kebutuhan sehari hari. Seperti bahan makanan, minuman, dan barang kebutuhan seperti tissue dan lain sebagainya.

Sebuah minimarket sebenarnya adalah semacam "toko kelontong" atau yang menjual segala macam barang dan makanan, perbedaan nya disini biasa nya minimarket menerapkan sebuah sistem mesin kasir point of sale untuk penjualan nya, namun tidak selengkap dan sebesar sebuah supermarket. Berbeda dengan toko kelontong, minimarket menerapkan sistem swalayan, di mana pembeli mengambil sendiri barang yang ia butuhkan dari rak-rak minimarket dan membayarnya di meja mesin kasir. Sistem ini juga membantu agar pembeli tidak berhutang. Sebuah minimarket jam bukanya juga lain dari sebuah supermarket, minimarket circle K jam bukanya hingga 24 jam. Minimarket yang ada di Indonesia adalah Alfamart, Indomaret, Ceriamart, Starmart, Circle K, COCOMart dan banyak minimarket yang dikelola individu perorangan atau sering disebut sebagai minimarket mandiri. Saat ini sebagian besar minimarket di indonesia adalah minimarket berjejaring. Hal paling penting dalam usaha minimarkat adalah pemilihan rak minimarket yang tepat.



Midimarket
Ukuran lebih besar sedikit dari minimarket adalah midimarket, di sini sudah dijual daging dan buah-buahan. Buka bisa 24 jam atau hanya sampai jam 24 saja. Sebagai contoh adalah Alfamidi, dan sebagian dari jaringan Giant yang dulunya bernama Hero.

Kalau Supermarket semua barang ada, dari kelontong, sepeda, TV dan camera, furnitur, baju, ikan dan daging, buah-buahan, minuman, pokoknya serba ada kebutuhan sehari-hari. Contohnya Giant Supermarket, Toserba Yogya (Jawa Barat), Carrefour  Express, Sri Ratu (Jawa Tengah), Mirota (Yogyakarta), Macan Yaohan (Sumatera Utara), Foodmart, Foodmart Gourmet, Super Indo, TipTop Supermarket, Puncak Supermarket (Bangka Belitung) dan lain-lain. Supermarket lebih tinggi kastanya daripada midimarket.


5 Gerakan Peregangan Sederhana Selama WFH

1. Peregangan Otot Dada ( Pec Stretch ) Peregangan  pec  bermanfaat untuk membantu melepaskan otot-otot dada yang tegang terutama otot y...