Sabtu, 29 Februari 2020

KEMACETAN JAKARTA


Siapa sih yang tidak tahu tentang kemacetan di Jakarta. Menurut Wikipedia kemacetan adalah situasi atau keadaan tersendatnya atau bahkan terhentinya lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalanan.

Kemacetan sering sekali terjadi di Jakarta karena lalu lintas yang tidak baik atau memadai dan juga tidak seimbangnya kebutuhan jalan dengan kepadatan penduduk. Terdapat rumus kemacetan di wilayah Jakarta yaitu :

Volume kendaraan terminal – Jumlah kendaraan yang disediakan (unit)
Kemacetan bisa kita jumpai di sekitar stasiun, depan sekolahan yang berada di pinggir jalan, tempat pangkalan angkutan umum, pasar dan lampu merah. Selain itu pun, kemacetan juga bisa disebabkan karena adanya kebakaran, kecelakaan, proyektor, dan banjir.

Jakarta sendiri sangat rawan akan kemacetan, maka tidak heran jika sebagian warganya memilih untuk memutar balik kendaraan karena kepadatan kendaraan yang tidak bergerak sama sekali. Kemacetan di Jakarta seperti makanan sehari-hari yang bisa kita jumpai baik pagi, siang dan juga malam.

“Gimana ngga macet, wong satu mobil hanya satu orang saja” keluh pengendara motor. Benar sekali, banyak diantara mereka yang menggunakan mobil pribadi dan hanya menggunakannya sendiri. Jumlah kendaraan sepeda motor pribadi dan mobil pribadi di Jakarta sekitar 14,74 juta unit pada tahun 2018. Maka dari itu, Jakarta sudah merencanakan dan menetapkan pembatasan penggunaan kendaraan pribadi menuju kawasan tertentu atau ERP (Electronic Road Pricing). Selain itu pembatasan dalam penggunaan kendaraan pribadi bisa dilakukan dengan pajak kendaraan bermotor, bahan bakar, dan lainnya.

Dampak dari kemacetan adalah kerugian waktu bagi para pekerja yang terjebak macet, pemborosan energi, meningkatnya polusi udara, dan menganggu kelancaran kendaraan darurat seperti ambulans, pemadam kebakaran.

Apa bisa kemacetan itu dicegah?
Tentu saja bisa, dengan melakukan beberapa cara seperti memperbesar jalan atau menambah jalur lalu lintas, mengubah sirkulasi lalu lintas menjadi satu arah, biasakan menggunakan kendaraan umum yang sudah disediakan oleh negara seperti Commuter Line, Busway, Transjakarta dan lainnya sehingga penggunaan kendaraan pribadi menjadi berkurang.
Jadi, yuk lestarikan hal tersebut dari sekarang. Kalau bukan kita, lalu siapa lagi yang harus memulai?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

5 Gerakan Peregangan Sederhana Selama WFH

1. Peregangan Otot Dada ( Pec Stretch ) Peregangan  pec  bermanfaat untuk membantu melepaskan otot-otot dada yang tegang terutama otot y...