Angkutan Umum tersebut terdiri dari Angkot, Kopaja, dan Bajai. Ketiganya merupakan angkutan umum yang sering digunakan bagi mereka yang ingin ke suatu tempat yang jauh dari jalan raya besar. Ketiganya tentunya memiliki titik-titik pemberhentian dan pemangkalan. Mereka hanya menggunakan satu atau dua arah tujuan yang telah ditetapkan.
Angkutan umum ini bisa mengantarmu ke tempat yang kalian tuju seperti pasar, stasiun, sekolah, dan tempat terkenal lainnya. Kalian pun harus mengenal arah atau jalan yang akan kalian lewati, jika kalian ingin menaiki angkutan umum pastikan bahwa angkutan umum tersebut melewati tempat tersebut atau berhenti di tempat yang kalian tuju. Jika tidak tahu arah, tidak ada salahnya jika kalian bertanya kepada supir tentang tempat yang kalian tuju.
“Pak nanti lewat stasiun lenteng nggak ?”
Angkutan umum di Jakarta memiliki varian warna di setiap tempat, ada yang berwarna biru tua, biru muda, merah, cokelat, abu-abu, hijau, dan masih banyak lagi.
Kalian tentunya akan langsung sampai ke tempat tujuan hanya dengan duduk di mobil angkutan tersebut, untuk harga biasanya sekitar Rp 3.000 – Rp 5.000 saja
Ini sudah menjadi tradisi untuk warga Ibukota Jakarta mengenai angkutan umum.
Angkutan umumpun sudah ada sejak zaman penjajahan, namun pada saat itu menggunakan kuda atau delman sebagai alat transportasinya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar