Kamis, 19 Maret 2020

WISATA RAGUNAN JAKARTA


Salah satu tempat berwisata berkebun binatang di wilayah Jakarta adalah Taman margasatwa Ragunan. Dengan biaya yang sangat murah, kalian dapat dengan mudah melihat berbagai macam binatang yang dilestarikan.


Yuk kita lihat sejarah singkatnya...
Sudah tidak asing lagi untuk masyarakat Jakarta mengenaik wisata kebun bintang Margasatwa Ragunan. Margasatwa ragunan ini adalah tempat dimana binatang-binatang yang hampir punah atau dilestarikan di rawat dan dijaga dengan baik. Taman Margasatwa didirikan pada tanggal 19 september tahun 1864 di Batavia ( Jakarta) dengan nama “Planten en Dierentuin” dan pertama kali di kelola oleh perhimpunan penyayang flora dan fauna batavia ( Culture Vereniging Planten en Dierentuin at Batavia ).

Taman ini berdiri di atas lahan seluas 10 ha di Jalan Cikini Raya No.73, yang dihibahkan oleh Raden Saleh. Setelah Indonesia merdeka, pada tahun 1949 namanya diubah menjadi Kebun Binatang Cikini. Selanjutnya dengan perkembangan Jakarta, Cikini menjadi tidak cocok lagi sebagai lokasi Kebun Binatang sehingga pada tahun 1964, pemerintahan DKI Jakarta pada masa Gubernur DCI ( Daerah Chusus Ibukota ) Jakarta Dr. Soemarno dibentuk Badan Persiapan Pelaksanaan Pembangunan Kebun Binatang untuk memindahkan Kebun Binatang Cikini ke Ragunan, Pasar Minggu Jakarta Selatan yang diketuai Drh. T. H. E. W. Umboh, dengan menghibahkan lahan seluas 30ha. Kepindahan Kebun Biantang Cikini ke Ragunan membawa lebih dari 450 ekor satwa yang merupakan koleksi terakhir dari Kebun Binatang Cikini.

Kebun Binatang Ragunan dibuka secara resmi pada tanggal 22 Juni 1966 oleh Gubernur DCI Jakarta, Mayor Jendral Ali Sadikin dengan nama Taman Margasatwa Ragunan.
Pada tahun 1974 Taman Margasatwa Ragunan dipimpin oleh Benjamin Galstaun sebagai direktur pertama waktu itu. Pada tahun 1982 berubah menjadi Kebun Binatang Ragunan kembali. Kemudian pada tahun 1983 berubah namanya menjadi Badan Pengelola Kebun Binatang Ragunan. Pada tahun 2001 berubah menjadi Kantor Taman Margasatwa Ragunan dan pada tahun 2009 berubah lagi menjadi UPT ( Unit Pelayanan Teknis ) Taman Margasatwa Ragunan. Dan terakhir pada tahun 2010 TMR menerapkan pola pengelolaan keuangan BLUD ( Badan Layanan Umum Daerah ) Taman Margasatwa Ragunan.

Fungsi Taman Margasatwa Ragunan :
1. Konservasi
Fauna yang ada di Taman Margasatwa Ragunan terdiri dari kelas mamalia 82 jenis, kelas aves 118 jenis, kelas reptil 37 jenis, dan kelas pisces 15 jenis. Sedangkan untuk Flora yang ada di Taman Margasatwa Ragunan ini terdiri dari 171 jenis tumbuhan langka dari seluruh tanah air.

2. Edukasi
Pendidikan konservasi merupakan salah satu cara memberikan wawasan kepada generasi penerus agar mempunyai kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan yang mencakup flora dan fauna.

3. Penelitian
Sebagai salah satu kebun Binatang terbesar di Indonesia, Taman Margasatwa Ragunan juga menjadi salah satu pusat penelitian satwa-satwa langka yang ada di Indonesia.

4. Rekreasi Alam
Taman Margasatwa Ragunan merupakan tempat wisata yang bernuansa alam menjadi salah satu saya tarik tersendiri karena selain udara yang masih bersih dengan rimbunanya pepohonan yang ada, juga terdapat menikmati keelokan satwa yang sangat eksotis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

5 Gerakan Peregangan Sederhana Selama WFH

1. Peregangan Otot Dada ( Pec Stretch ) Peregangan  pec  bermanfaat untuk membantu melepaskan otot-otot dada yang tegang terutama otot y...